Seseorang tidak pernah memilih bila dia ingin dilahirkan. Dia tidak pernah memilih nama yang kini dimilikinya. Dia bahkan tidak pernah memilih siapa orangtuanya.
Manusia bisa memilih, namun tetap Allah yang menentukan. Manusia bisa berusaha, namun tetap kepada Allah semua dipasrahkan.
Saat seseorang gagal, dia bisa memilih untuk menyerah, melupakan atau mengubah kegagalan tersebut menjadi sebuah kejayaan.
Saat seseorang yang berjaya, dia bisa memilih untuk berbangga, tidak puas atau bersyukur dengan terus melakukan usaha terbaiknya
Saat seseorang menyesal, dia bisa menyalahkan masa lalu, terus menyalahkan orang lain atau melakukan yang terbaik saat ini untuk mengubah masa depan
Saat seseorang ada dalam kesakitan, dia bisa mengeluh, menyalahkan orang lain atau menjalani rasa sakit itu dengan ikhlas dan sabar
Saat seseorang tidak ingin lagi hidup, dia bisa memilih mati, mengsia-siakan hidup atau berusaha menemukan kembali harapan untuk terus hidup
Saat seseorang kecewa, dia bisa meratapinya, merasa terluka atau belajar tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Saat seseorang merasa sia sia, dia bisa merasa tidak berguna, terluka atau tetap berusaha memberikan usaha terbaik untuk memperbaikinya
Ya, mungkin disana ada banyak hal yang membuat kita tidak bisa lagi memilih sesuatu. Seseorang sering menyebutnya dengan ungkapan “ aku tidak punya pilihan”. Tapi disamping itu semua, dalam hidup ada lebih banyak hal lagi yang masih boleh kita pilih. Kerana diantara pilihan pilihan itu, masih ada pilihan untuk tidak pernah menyerah… Pilihan bukan hanya boleh ditemukan kawan, ia juga boleh diciptakan.
copy from SangBintang

No comments:
Post a Comment